Optimalkan Penjualan Dengan Soft Selling dan Hard Selling

Advertisement
Optimalkan Penjualan Produk atau Jasa Dengan Soft Selling dan Hard Selling - Dalam dunia bisnis, soft sell dan hard sell merupakan dua teknik marketing yang sangat diandalkan untuk meningkatkan pendapatan terhadap barang atau jasa yang ditawarkan. Untuk sebagian besar pebisnis hal ini merupakan bukan hal baru, sejak lama mereka mengenal dan menerapkan sistem marketing ini untuk mencapai target penjualan yang mereka inginkan, mulai dari menggunakan biaya nol rupiah sampai jutaan rupiah. Dan sebelum membahas lebih jauh ada baiknya membahas terlebih dahulu tentang kedua teknik marketing Soft Selling dan Hard Selling.




Apa itu Hard Selling?

Hard Sell adalah strategi penjualan atau promosi dengan menyampaikan pesan marketing secara langsung kepada konsumen. Contohnya : iklan, dari mulut ke mulut, surat kabar(koran), majalah, iklan televisi, iklan internet, spanduk, brosur atau papan reklame yang ada di pinggir-pinggir jalan.

Apa itu Soft Selling?

Soft Sell adalah strategi punjualan atau promosi yang dilakukan secara halus dengan kata lain tidak secara langsung. Teknik pemasaran ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa minat konsumen terhadap produk maupun jasa yang ditawarkan. Contohnya : Dalam dunia nyata soft selling bisa diterapkan dengan banyak hal, misalnya para penerbit buku melakukan beda buku terhadap buku-buku terbitannya dengan mengundang banyak audiensi. Sedangkan dalam dunia maya soft seling bisa dilakukan dengan cara melakukan review produk atau jasa dalam sebuah blog atau website.

Teknik marketing manapun yang dijalankan pastikan anda selalu menyisipkan kata-kata yang berisi ajakan, dalam bahasa inggris di sebut "Call To Action" secara tidak langsung kita para marketer mengajak para konsumen untuk mengenal lebih jauh tentang barang dan jasa yang kita tawarkan dan tidak menutup kemungkinan mereka para custumor tertarik untuk membeli atau menggunakan barang atau jasa kita.

Khusus untuk teknik promosi hard sell sebaiknya lakukan perhitungan bagdet terlebih dahulu hal ini untuk meminimalisir terjadinya over budget.

Saran saya sebaiknya anda gunakan kedua teknik penjualan di atas jika anda menginginkan hasil yang maksimal dan tidak mustahil anda bisa mencapai target penjualan dengan waktu yang singkat. Untuk tingkat keberhasilan tergantung pada anda sendiri, karena apa yang terjadi di lapangan sangat bisa jauh berbeda dengan apa yang ada di teori. Demikian artikel kali ini tentang Optimasi Penjualan Dengan Soft Selling dan Hard Selling, semoga dapat bermanfaat untuk anda dan khususnya saya pribadi. Jika ada kesalahan tolong diperbaiki dan jika ada kekurangan silahkan tambahkan di kolom komentar yang ada dibawah. Sekian dan tangkiu...

Advertisement

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.

You Might Also Like: